Learn atau Study?
Postingan kali ini masih seputar kata-kata yang serupa tetapi tidak sama dan terkadang membingungkan ketika ingin membedakannya. Kali ini kita akan membahas tentang kata learn dan study yang keduanya berarti belajar.
Kata kerja study menunjukkan sebuah aktivitas, aktivitas yang dilakukan ketika kita ingin belajar menguasai (learn) tentang sesuatu. Berbeda dengan itu, kata kerja learn berfokus pada momen dimana sesuatu telah menjadi bagian dari pengetahuan kita. Kata kerja learn juga mengandung sebuah makna penyelesaian/penguasaan (completion) dan sifatnya permanen (permanency); biasanya, ketika kita telah belajar (learn) sesuatu, kita tahu segala sesuatunya tentang hal tersebut dan kita tidak mudah melupakannya.
Perhatikan kalimat berikut
- I learned German last year, but I can’t speak it (Saya telah mempelajari bahasa Jerman tahun lalu, tetapi saya belum bisa berbahasa Jerman)
“I learned German” menunjukkan bahwa Anda benar-benar telah mempelajarinya, atau telah menjadi bagian dari pengetahuan anda sehingga normalnya Anda mampu menggunakan bahasa tersebut. Kalimat diatas terdengar ganjil karena menggunakan kata learn sementara Anda tidak bisa berbahasa Jerman, yang seharusnya Anda telah menguasainya.
Kita bisa saja mempelajari (study) sesuatu tetapi tanpa penguasaan (learn) atau belum menjadi bagian dari pengetahuan kita, sehingga kalimat berikut sudah tepat.
- I studied German for three years, but I can’t speak it.
- I studied very hard, but I didn’t learn much.
Studying merupakan sebuah aktivitas yang kita lakukan selama sebuah periode waktu, tetapi learning merupakan sebuah perubahan tentang kesadaran/pengetahuan kita bukan sebuah aktivitas. Perhatikan contoh-contoh berikut:
Ganjil:
- I learned German for three years.
Normal:
- I studied German for three years until I finally learned to speak it.
Karena learn menunjukkan makna penguasaan/penyelesaian, maka tidak lazim ketika kita menggunakannya untuk subjek-subjek yang cukup luas yang mana tidak ada orang yang dapat mengetahui segala-galanya tentang itu. Justru, kita menggunakan learn untuk bidang-bidang studi yang lebih terbatas.
Ganjil:
- I learned science (sains cakupannya sangat umum)
- I learned philosophy (filosofi cakupannya sangat umum)
- I learned music (musik cakupannya sangat luas)
Normal:
- I learned how to play the piano (piano adalah bagian dari musik yang bisa dikuasai oleh seseorang)
Cukup sulit membayangkan ada seseorang yang dapat mempelajari segala sesuatunya (learn) tentang sains. Akan tetapi, Anda dapat mempelajari sebagian (study) sains atau learn about science. Learn about mirip dengan learn yakni apa yang kita pelajari menjadi bagian dari ingatan kita, tetapi learn about tidak memiliki makna penguasaan seperti pada kata learn, sehingga kedengarannya lebih berterima pada kalimat-kalimat berikut.
Normal:
- I’m studying history
- I’m learning about Japanese history
- I want to learn about Western phylosphy someday.
Daftar rujukan
- http://www.f.waseda.jp
| Sponsored links: |






Good article and full of knowledge. I wanted to learn English but it is difficult to learn. Are you willing to give more lessons about the English language? (sory pake translate neh…hhehehe)
perlu belajar english dari mas ini kayaknya…makasih